Kesehatan

Unik

Teknologi

Kriminal

News

Peristiwa

Tenar Lewat Game, Bocah 15 Tahun Bakal Beli Dua Ferrari

Remaja berusia 15 tahun, Ben Pasternak asal Australia menjadi tenar karena mengembangkan game Impossible Rush untuk platform Apple iOS. Game buatannya berhasil terunduh 800 ribu kali.

Ben diinformasikan telah berdiskusi dengan kapitalis venture di San Francisco yang merupakan investasi dalam bentuk pembiayaan berupa penyertaan modal di perusahaan swasta. Investasi Ben tersebut dikabarkan nantinya untuk membeli dua mobil Ferrari terbaru.

Tenar Lewat Game, Bocah 15 Tahun Bakal Beli Dua Ferrari

Seperti dilansir DailyMail, Kamis (29/1/2015), pelajar Year 10 Reddam House School (Woollahra) ini bertemu dengan para remaja lainnya dalam sebuah kompetisi Hackathons. “Ini merupakan kompetisi di mana Anda mendapatkan tim beranggotakan 2 hingga 5 orang dan semua tim memiliki 36 jam untuk membuat produk hardware, website atau aplikasi baru,” jelasnya.

Keluarga Ben tidak terkejut pada rencana besarnya untuk ke pindah ke Amerika Serikat. Dengan popularitas Ben, ada tantangan tersendiri baginya.

“Sosial media menjadi beberapa bagian yang baik dan beberapa bagian yang buruk. Ini menghubungkan siapapun dan ini mudah untuk menyebarkan pesan,” tuturnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, dengan popularitasnya sekarang, ia mendapatkan 200 permintaan teman per hari di jejaring sosial Facebook.

Ia juga memiliki usaha pada aplikasi pesan instan ‘instant messaging’ yang telah menarik tawaran investasi hingga USD500 Ribu.

sumber : okezone.com

Pendatang Baru dengan SoC 64-bit, Gigabyte

Nama Gigabyte mungkin masih terdengar asing untuk industri ponsel di dunia. Namun tidak disangka, dua dari tiga varian ponsel buatan Gigabyte menggunakan SoC 64-bit yang merupakan seri terbaru dari prosesor Snapdragon.

Gigabyte baru saja memperkenalkan tiga handset terbarunya, yakni Gsmart Roma RX, Gsmart Mika MX dan Guru GX. Handset pertama yang dikenalkan yakni GSmart Roma RX yang datang dengan bentang layar seluas 5 inci dengan dukungan resolusi 854 x 480 piksel.

Sayangnya, Roma RX yang didukung chip quad-core MediaTek tidak didukung dengan kapasitas RAM yang lega. Gigabyte hanya memberikan kapasitas sebesar 512MB dan dukungan storage 4GB.

Gigabyte

Di sisi lain, handset ini juga dipersenjatai dengan kamera beresolusi 5MP pada bagian belakang dan VGA pada bagian depan. Sementara dapur pacu, handset ini diperkuat dengan quad core MediaTek dengan kecepatan 1,3GHz.

Sedangkan handset kedua yang dilabeli dengan Mika MX, mendukung Snapdragon 410 yang dipasangkan dengan kapasitas RAM 1GB dan storage 8GB. Selain itu juga terdapat kamera beresolusi 5MP dan 2MP.

Sementara itu, handset yang memiliki kapasitas baterai berukuran 3.000mAh ini didukung dengan bentang layar seluas 5 inci dengan dukungan layar qHD.

Handset terakhir dari jajaran handset yang dikenalkan Gigabyte ialah Guru GX. Handset tersebut diklaim merupakan model flagship dari handset garapannya. Pasalnya handset ini memiliki dukungan Snapdragon 615 64 bit dengan kecepatan 1,5GHz dan dukungan kapasitas RAM 2GB. Sedangkan storage, handset ini mendapat dukungan 32GB dan dapat diekspansi seperti kedua handset lainnya.

Selain itu, Guru GX juga dipersenjatai dengan kamera sensor Sony 13MP pada bagian belakang dan 5MP pada bagian depan. Tidak seperti GSmart MX yang memiliki dukungan kapasitas baterai besar, handset ini tampil dengan dukungan baterai 2.300mAh.

Ketiga handset tersebut menawarakan warna solid layaknya Sony Xperia. Sayangnya, belum diketahui secara pasti harga dari ketiga handset tersebut, seperti dilansir laman Phonesreview.

sumber : okezone.com

Top