Kesehatan

Unik

Teknologi

Kriminal

News

Peristiwa

Mahasiswi Cantik UIN Bandung foto Bugil

RA, mahasiswi semester enam Fakultas Syariah dan Hukum UIN Gunung Djati Bandung mungkin tak mengira, ulahnya meng-upload foto-foto bugil ke media sosial berbuntut drop out (DO).

Kampus Islam negeri tersebut mengeluarkan RA setelah dilakukan sidang yang dihadiri oleh struktural kampus. Dalam pengakuannya, RA sengaja meng-upload foto bugil dirinya ke Facebook. Yang menjadi pertanyaan, mengapa RA melakukan hal itu tanpa rasa bersalah.

Dalam pengakuannya, RA tidak bisa memberikan jawaban logis. Pihak kampus pun tak habis pikir dengan ulah mahasiswi yang tergolong berprestasi dan memiliki nilai akademik bagus itu.

Tidak lama usai RA disidang, pihak kampus sepakat untuk mengeluarkan surat keputusan mengeluarkan RA. Perbuatan RA dinilai sebagai aib bagi kampus.

Razia Di Malam Valentine

KEPANJEN - Razia gabungan dari Polres Malang, Satpol PP, serta Linmas Kabupaten Malang, panen tangkapan saat melakukan razia ke hotel-hotel di kawasan Lawang dan Kepanjen, Jumat (13/2/2015).
Kasat Sabhara Polres Malang, AKP Ainun Juwariyah, mengatakan, razia ini dilakukan menjelang perayaan hari Valentine yang dikhawatirkan jadi kegiatan seks bebas.
Sampai Jumat sore (13/2/2015) tadi, razia ini menjerat 15 pasangan bukan suami istri.
Menurut Ainun, pasangan bukan pasangan suami istri terbanyak dijaring di Hotel Puspasari 2, Kepanjen.
“Sisanya, lima pasangan didapat dari hotel-hotel di Lawang,” ujar Ainun.

Pasangan bukan suami istri yang berada di 10 kamar hotel bertarif Rp 50.000 dan Rp 60.000 untuk short times itu didatangi petugas gabungan.
Begitu kamar dibuka, pemandangannya rata-rata sama. Perempuan yang ada di dalam masih sibuk mengenakan celana dalam, BH, dan pakaian mereka.
Ada juga yang perempuan yang keluar kamar masih sibuk membenahi restleting celana panjangnya.
Ainun mengatakan, pihaknya tidak ingin perayaan Valentine disalahgunakan. Razia gabungan ini rencananya juga akan datang ke sejumlah kafe di kabupaten Malang.



2 Orang Tewas Tersambar Petir Saat Berteduh

Lima orang warga yang tengah berteduh saat hujan. Mereka memutuskan untuk berdiam diri di saung yang berada di tengah sawah. Namun petir menyambar mereka. Menyebabkan tiga orang kritis dan dua orang tewas.

Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Sulistyo Pudjo Haryono mengatakan, telah terjadi musibah lima orang tersambar petir yang mengakibatkan dua orang tewas di tempat dan tiga orang kritis di RSU Tasikmalaya, Jawa Barat. Adapun korban meninggal dunia adalah Dani Ahmad Yani dan Mohamad Yudit Herdiansyah. Sedangkan korban kritis adalah Wawan, Andi dan Aceng.

2 Orang Tewas Tersambar Petir Saat Berteduh

"Adapun kronologis kejadian, yaitu hari Sabtu 30 Jan 2015 sekira jam 16.00 WIB di sebuah bangunan saung di tengah sawah Kp. Leuwidahu Kaler Kec. Indihiang telah terjadi kecelakaan 5 orang tersambar petir pada saat ke 5 orang sedang berteduh selesai beraktifitas di sawah yang mengakibatkan 2 orang MD dan 3 orang Luka Bakar dan di rawat di RSU," jelasnya melalui pesan singkat, Minggu (1/2).

Sulistyo menambahkan, korban tewas langsung diserahkan kepada pihak keluarga. Saat ini pihaknya langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Karena adanya kejadian ini, dia menghimbau, masyarakat untuk tidak berada di dekat lapangan saat hujan.

"Dengan adanya kejadian tersebut maka Polri melakukan olah TKP. Mengamankan masyarakat dengan himbauan untuk jauhi lapangan,"

sumber : merdeka.com

Pemain Berdarah Indonesia Menjadi Pemain Terbaik Piala Asia

Gelandang Australia, Massimo Luongo, terpilih menjadi pemain terbaik Piala Asia 2015. Luongo tak hanya mampu membawa The Socceroos juara Piala Asia, tapi dia juga mencetak salah satu gol kemenangan.

Luongo ikut mengantarkan Australia menjuarai Piala Asia usai mengalahkan Korea Selatan di partai final, Sabtu (31/1/2015). Luongo mencetak gol pembuka kemenangan Australia di menit 45.

Namun, siapa sangka, Luongo ternyata memiliki hubungan erat dengan Indonesia. Pemain Swindon Town, klub kasta ketiga Liga Inggris, itu memiliki keturunan dari Sultan di Bima dan Dompu, Nusa Tenggara Barat. Selain itu, sang Ibu bernama Ira asli orang Indonesia.

Pemain Berdarah Indonesia Menjadi Pemain Terbaik Piala Asia

Luongo pun mengakui memiliki darah Indonesia. Hal itu pertama kali diungkapkan Luongo saat bergabung dengan klub Liga Premier Inggris, Tottenham Hotspur, pada 2011-13. "Keluarga saya tersebar di beberapa daerah di Indonesia. Paman, bibi, dan sepupu saya ada yang tinggal di Jakarta," ujar Luongo dikutip Herald Sun.

Luongo bahkan ingin sekali mengunjungi tanah leluhurnya itu. "Mereka keluarga kerajaan sebelum Indonesa merdeka. Saya sendiri belum pernah ke Indonesia. Tentu saya ingin pergi ke sana, karena punya ikatan emosional kuat dengan Indonesia."

Selama gelaran Piala Asia 2015, Luongo menyumbang dua gol untuk Australia. Gol perdana Luongo dicetak saat Australia mengalahkan Uni Emirat Arab 4-1.

Gol kedua, dilesakkan pemain berusia 24 tahun itu ke gawang Korea Selatan. Luongo pun menjadi pemain pertama yang berhasil menjebol gawang Korea Selatan di Piala Asia 2015.

Eksekusi Mati Kenji Goto Oleh ISIS

Hingga saat ini kondisi dua sandera ISIS - warga negara Jepang dan Yordania - belum diketahui. Padahal tenggat waktu untuk pertukaran sudah lewat.

"Para pejabat sedang bekerja sepanjang waktu terkait kasus pilot Mu'ath al-Kasaesbeh, yang ditangkap setelah jetnya jatuh di Suriah bulan lalu.

Militan ISIS telah mengancam akan membunuhnya si pilot jika Yordania tidak membebaskan tawanan Irak Sajida al-Rishawi sebelum matahari tenggelam hari Kamis 30 Januari waktu setempat. Namun sejak itu, tak terdengar kelanjutan terkait pertukaran tersebut.

Sebelumnya, ungkapan eksekusi tersebut juga disampaikan melalui rekaman suara yang diduga kuat milik sandera Jepang Kenji Goto.

Eksekusi Mati Kenji Goto Oleh ISIS

Al-Rishawi merupakan terpidana mati di Yordania karena perannya dalam pengeboman maut di Amman pada tahun 2005. Tetapi Yordania mengatakan baru akan membebaskannya jika mendapat bukti bahwa pilotnya masih hidup.

Kendati demikian, rekaman suara yang sepertinya dirilis oleh ISIS, tidak menjanjikan bahwa salah satu sandera itu akan dilepaskan sebagai imbalan atas pembebasan al-Rishawi.

Upaya dukungan agar kedua sandera segera dibebaskan datang dari orang-orang di Yordania dan Jepang. Mereka turun ke jalan-jalan hari Jumat 30 Januari waktu setempat, menyerukan dipulangkannya kedua sandera itu dengan selamat.

Sementara istri Goto, Rinko, menyampaikan permohonan yang emosional pada Kamis 29 Januari malam waktu setempat, kepada Tokyo dan Amman untuk menyelamatkan suaminya

Negosiasi untuk menyelamatkan sandera asal Jepang kembali gagal. Satu lagi warga negeri sakura kembali menjadi korban keganasan ISIS. Jurnalis negara tersebut, Kenji Goto dikabarkan telah dieksekusi. Hal itu diketahui berdasarkan video yang dirilis ISIS pada 31 Januari 2015.

Dalam video bertajuk "Pesan untuk Pemerintah Jepang", terlihat seorang algojo ISIS berpakaian hitam dan Kenji Goto mengenakan pakaian bak tahanan berwarna oranye.

Algojo yang berbicara dengan aksen mirip Inggris itu mengatakan, "Mimpi buruk untuk Jepang sudah dimulai."

Dalam rekaman berdurasi 66 detik itu, si algojo kemudian menempelkan sebilah pisau di leher Goto. Tak diperlihatkan apa yang terjadi selanjutnya. Video eksekusi terhadap warga asing lain yang beredar sebelumnya juga tak menampilkan penggorokan.

Tak lama setelah video tersebut beredar, Kepala Sekretaris Kabinet Jepang Yoshihide Yoga mengatakan pihaknya geram dengan tindakan tersebut.

"Ini jelas aksi terorisme. Sangat mengerikan. Kami marah dan akan bertindak," ujar dia.

Juru bicara Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih mengatakan, pihaknya juga mengutuk perbuatan ISIS tersebut. Namun Washington akan menyelidiki apakah video pemenggalan itu benar-benar otentik atau tidak.

Kenji Goto merupakan jurnalis 47 tahun yang hendak membuat film dokumenter di Suriah. Ia pergi ke negara Timur Tengah itu pada Oktober 2014 lalu.

Dalam video sebelumnya, Kenji Goto menyatakan ISIS meminta uang tebusan sekitar Rp 2,5 triliun jika ingin dia dibebaskan. ISIS juga meminta kepada Yordania agar membebaskan anggota Al Qaeda, Sajida al-Rishawi yang kini menjadi terpidana mati atas serangan pada 2005 silam jika ingin pilot asal Yordania, Moaz al-Kasasbeh dibebaskan. Belum diketahui bagaimana nasib Moaz saat ini meski Yordania telah menyatakan siap membebaskan Sajida.

Sebelumnya ISIS mengeksekusi warga Jepang lainnya, Haruna Yukawa yang merupakan pengusaha 42 tahun yang datang ke Suriah pada Agustus 2014 untuk membangun perusahaan kontraktor militer. Namun tak lama, ia diculik ISIS.

sumber : liputan6.com
⬆
Top